Ads

Pohon Kehidupan dan Simbologi Tiga Pilar Kabala

Kabala diajarkan secara lisan oleh Bani Israil sejak masa Ibrahim meninggalkan Sumeria sampai dengan masa penjajahan Romawi atas Palestina Kuno. Rabbi Kabala dari Sumeria menyebarkan ajaran ini hingga ke Mesir Kuno.

Adalah Samiri, seperti disebut dalam Al Quran, yang berupaya mengajak Bani Israel agar kembali kepada ajaran Kabala. Samiri mengajak mereka yang baru lolos dari kejaran Firaun itu agar menyembah Hathor, patung sesembahan berbentuk anak sapi yang terbuat dari emas, ketika mereka sedang ditinggal oleh Musa untuk menerima wahyu Taurat di Sinai.

Setelah Musa wafat, ajaran Kabala disisipkan ke dalam Taurat. Dan sejak saat itu hingga kini, mereka mengklaim bahwa Kabala berakar dari Taurat atau sejalan dengan ajaran Ibrahim dan Musa.

Bani Israil tersebar di Eropa, Afrika Utara, Asia Barat, dan Asia Tengah sampai ke India. Diaspora ini mempengaruhi perluasan ajaran Kabala ke segenap penjuru dunia. Dalam perkembangannya ini para Rabbi juga mengambil filsafat dari Magi Persia, Plato, dan Phytagoras. Tradisi Kabala akhirnya berkembang ke dalam berbagai macam bentuk yang berbeda disetiap daerah. Namun, pendekatan spiritual yang menjadi dasar tradisi tidak pernah berubah.

Setelah kekuasaan Romawi di Palestina berakhir, Rabbi Shimon bar Yochai menghimpun secara tertulis ajaran lisan Kabala ke dalam Sefer Yetzirah dan Sefer Zohar. Pada tahun 1176, Rabbi Abraham ben Huya menyusun ajaran Kabala yang baru ke dalam Sefer Bahir. Pada tahun 1290, di Spanyol, Moses de Leon mempublikasikan Sefer Zohar untuk pertama kali.

(1) Pohon Kehidupan

Dalam Kabala, Ein Sof dipahami sebagai tuhan dalam bentuk tertinggi. Ein Sof adalah singularitas tanpa batas. Ein Sof juga dapat dipahami sebagai realitas total alam semesta. Ein Sof menjelma dalam berbagai bentuk ketuhanan. Pluralitas tuhan ini kemudian mereka sebut Sefirot.

Dan karena kepercayaan ini kaum Kabala menyembah banyak tuhan.

Tingkatan dan susunan Sefirot kemudian disimbolkan dalam Tree of Life, atau Pohon Kehidupan. Pohon Kehidupan ini dikembangkan lebih lanjut oleh Hermetic Order of the Golden Dawn pada akhir abad ke-19.

Tingkatan teratas dari Sefirot adalah Kether pada Middle Pillar. Kether merepresentasikan kekosongan tanpa batas, ketiadaan bentuk dan waktu.

Pluralitas Ein Sof pertama kali dibentuk oleh persetubuhan Chokma dan Binah. Chokma adalah representasi lelaki dan aspek kebijaksanaan. Binah adalah representasi perempuan dan aspek pemahaman. Posisi Chokma dan Binah berada di bawah Kether dalam Pohon Kehidupan.

Lokasi penyatuan dari sepuluh Sefirot adalah Daath. Posisi Daath berada di bawah Chokma, Binah, dan Kether di sepanjang Middle Pillar dalam Pohon Kehidupan. Daath adalah refleksi kekosongan Kether, ruang kosong bagi Sefirot yang lain.

Chesed adalah atribut emosional pertama dalam Sefirot. Chesed mengacu pada aspek kelembutan, tangan kanan Ein Sof. Posisi Chesed lurus di bawah Chokma.

Geburah adalah atribut emosional kedua dalam Sefirot. Geburah mengacu pada aspek kekerasan, tangan kiri Ein Sof. Posisi Geburah lurus di bawah Binah.

Tiphareth adalah aspek keindahan dan harmonisasi antara Chesed dan Geburah. Posisi Tiphareth berada di bawah Chesed, Geburah, dan Daath di sepanjang Middle Pillar.

Netzack adalah kaki kanan Ein Sof, representasi dari penciptaan bentuk dan tindakan. Posisi Netzack berada di bawah Chesed.

Hod adalah kaki kiri Ein Sof, representasi dari konsepsi bentuk dan tindakan. Posisi Hod berada di bawah Geburah.

Yesod adalah aspek penerjemahan konsep spiritual ke dalam tindakan. Yesod adalah titik pertemuan, sekaligus titik keseimbangan bagi Netzack, Hod, dan Tiphareth. Posisi Yesod berada di bawah Netzack, Hod, dan Tiphareth di sepanjang Middle Pillar.

Berada paling bawah di dalam Pohon Kehidupan, adalah Malkuth. Sefirot ini tidak terhubung langsung dengan Sefirot yang lain, atau hanya terhubung langsung dengan Yesod. Sefirot ini adalah representasi dari potensi ketuhanan dalam dunia fisik.

(2) Simbologi Tiga Pilar

Pohon Kehidupan terdiri dari tiga bagian utama, (1) Pillar of Severity, atau Left Hand Path, yang terdiri dari Binah, Geburah, dan Hod, (2) Pillar of Mercy, atau Right Hand Path, yang terdiri dari Chokma, Chesed, dan Netzack, (3) Pillar of Equilibrium, atau Middle Pillar, yang terdiri dari Kether, Tiphareth, Yesod, dan Malkuth.

Pillar of Severity adalah lambang prinsip pasif, sedangkan Pillar of Mercy adalah lambang prinsip aktif. Hubungan dari keduanya adalah polaritas dinamis. Dalam psikologi Jungian, Pillar of Severity dan Pillar of Mercy adalah Anima dan Animus, melambangkan hubungan operatif dalam kejiwaan manusia. Anima adalah Neschamah, atau Soul, dan Animus adalah Chiah, atau Will.

Pillar of Severity dan Pillar of Mercy, atau Anima dan Animus, ekuivalen dengan prinsip Yin dan Yang. Yin adalah prinsip kegelapan, Yang adalah prinsip terang cahaya. Keseimbangan antara Yin dan Yang terjadi pada Mystical Pillar of the Tao, atau Middle Way. Dalam Kabala harmonisasi Pillar of Severity dan Pillar of Mercy terjadi pada Middle Pillar, atau disebut Yechidah, atau One Self. Yechidah adalah metafora untuk Path of Harmony, atau Pillar of Equilibrium.

Filsafat Samkhya, salah satu dari filsafat Hindu, mengenal Rajas, Tamas, dan Sattva. Rajas sebagai Left Hand Path, Tamas sebagai Right Hand Path, dan Sattva sebagai Middle Way.

Aristoteles membuat penjabaran melalui Elemen Air, Api, dan Udara. Elemen Air adalah Left Hand Path, dari Binah sampai Hod. Elemen Api adalah Right Hand Path dari Chokma sampai Netzack. Elemen Udara adalah Middle Way, dari Kether sampai Yesod. Sedangkan Elemen Tanah, tersendiri, adalah Malkuth.

Dalam Yoga ada istilah Ida, Pingala, dan Sushumna. Ketiganya adalah saluran utama dalam tulang belakang. Sushumna, atau Center Nadi, berawal dari depan tulang ekor, melewati tulang punggung, dan berakhir di ubun–ubun. Ida, atau Left Nadi, berawal dari sisi kiri Sushumna, meliliti Sushumna membentuk spiral dan berakhir di lubang hidung kiri. Pingala, atau Right Nadi, berawal dari sisi kanan Sushumna, meliliti Sushumna membentuk spiral yang berlawanan dengan Ida dan berakhir di lubang hidung kanan. Chakra berada di Sushumna. Saat bangun, Kundalini bangkit naik melalui Sushumna, menembus setiap petal dari Chakra dan menjadi Lotus. Sebelum bangun, Kundalini tidur di Muladhara Chakra.

Dalam Hermetisisme, dan juga dalam institusi kedokteran, Caduceus adalah simbol untuk Ida, Pingala, dan Sushumna. Dua ular dalam Caduceus mewakili Pillar of Mercy dan Pillar of Severity, keduanya adalah representasi kekuatan hidup dan mati. Kemudian di tengah adalah puncak Caduceus, atau Golden Globe of Glory, sebagai representasi dari keseimbangan di Middle Pillar.

Serpent Force, atau Kekuatan Ular, adalah representasi Kundalini, Eliphas Levi menyebutnya Astral Light. Kabala memiliki tiga jalan atau tiga jenis kekuatan dalam ritual pembangkitan Kundalini, yaitu OD, OB dan AOUR. OD adalah Fire of the Sacred Magic of Light, Life, and Love. OB adalah Fire of Black Magic. AOUR adalah Balanced Light of Open Day. AOUR adalah pencapaian Golden Flower of Equilibrium, atau orgasme hasil harmonisasi antara OB dan OD. Ekstase itu dapat terus dijaga melalui polaritas yang konstan dan seimbang antara Pillar of Mercy dan Pillar of Severity.

Phallic adalah simbol lain untuk Middle Pillar, Kundalini, atau Kekuatan Ular. Phallus dipahami sebagai Sexual Force, sebagai modal pembentukan Sefirot dalam Pohon Kehidupan.

Angka Sefirot pada Middle Pillar adalah 1 (Kether), 6 (Tiphareth), 9 (Yesod), dan 10 (Malkuth), Daath tidak masuk hitungan. Penjumlahan dari angka tersebut adalah 26, atau angka Tetragrammaton. Angka ini juga bisa dijabarkan dari hasil penjumlahan Zodiac Taurus (2), Leo (5), Scorpio (8), dan Aquarius (11). Zodiac ini disebut Kerubim, disebut Angels of the Elements pada sisi Malkuth, disebut Holy Living Creatures pada sisi Kether.

Angka 26 dari Middle Pillar juga dapat dijabarkan dengan filosofi Kubus. Kubus, atau Cube, adalah representasi untuk istilah Great Secret of the Universe. Kubus memiliki 6 sisi, 8 sudut, 12 rusuk, penjumlahan dari angka tersebut adalah 26.

Dalam terminologi Alkimia, Kubus dilambangkan sebagai Sanctum Sanctorum. Sedangkan dalam Tarot Atu of Thoth, Kubus adalah simbol untuk Throne of the Deity, atau Singgasana Kekuasaan.

Salib Rosicrusian terbentuk dari 6 persegi pembentuk Kubus, dengan tambahan Mawar, atau Rose, ditengah salib. Ketika Salib Rosicrusian dilipat, maka Mawar akan tersembunyi di dalam Kubus, ini adalah representasi dari kekuatan rahasia yang terpendam dalam diri manusia.

Dalam Thelemic Kabala, Kubus adalah lambang untuk Horus, atau lambang untuk Elemen Api, representasi kekuatan Matahari.

Lebih lanjut dalam Thelemic Kabala, Middle Pillar direpresentasikan ke dalam angka 13 (Gimel), 25 (Samekh) and 32 (Tav). Jumlah dari angka tersebut adalah 70. Dalam Ibrani angka 70 adalah Ayin, ini mengacu pada angka 26 dalam Pohon Kehidupan. Angka ini adalah lambang Phallus, atau Path of the Exalted Phallus, atau The Devil dalam Path of the Atu of Thoth. The Devil, atau Setan, atau Pan, atau God of Sexual Lust, atau Phallic Energy. The Devil juga disebut Baphomet.

Dalam Tarot Atu of Thoth, Middle Pillar direpresentasikan ke dalam angka 12 (Gimel), 14 (Samekh), and 21 (Tav). Jumlah dari angka tersebut adalah 37, angka ini adalah Yechidah, atau penjumlahan angka pada Middle Pillar termasuk Daath, 1 (Kether), 6 (Tiphareth), 9 (Yesod), 10 (Malkuth), dan 11 (Daath).

Perlu di ketahui juga bahwa angka 37 dapat dijabarkan sebagai perkalian 3 dengan 7, yaitu 21. Angka 21 mengacu pada Tiphareth, Sefirot ke-6 dalam Pohon Kehidupan. Penjumlahan semua angka dari 1 sampai 6 adalah 21. Tiphareth adalah refleksi dari kualitas Kether dalam pikiran manusia. Dalam Tetragrammaton angka 21 mengacu pada kata Yod-Heh-Vav.

0 comments on Pohon Kehidupan dan Simbologi Tiga Pilar Kabala :

Post a Comment